Ngaji Dino Iki #244: Shalat dan Upaya Menggapai Perlindungan Allah

0
281
Ilustrasi diambil dari pixabay.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Shalat is a free wireless connection to reach Allah swt.” Shalat adalah koneksi nirkabel gratis untuk menggapai Allah.

Shalat termasuk ibadah mahdhah (murni dan langsung antara seorang hamba kepada Tuhannya).

Ia tidak memerlukan penghantar atau perantara lain dan disediakan gratis oleh Allah swt. di waktu-waktu yang telah ditentukan oleh Allah dan diajarkan oleh Rasulullah saw.

Allah swt. berfirman:

اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا

“Sungguh, sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nisa’: 103)

Jagalah shalat kita agar diterima oleh Allah.
Shalat itu dibagi menjadi tiga pertiga, bersuci sepertiganya, rukuk itu sepertiganya, dan sujud itu sepertiganya.

Barang siapa menunaikan shalatnya dengan sepenuh hatinya maka diterimalah shalatnya dan diterima pula segala amalan-amalannya dan barangsiapa yang ditolak shalatnya, maka ditolak pula seluruh amalan-amalan lain.” (HR Al-Bazzar)

Allah swt. berfirman:

وَاسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ

“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat.” (QS Al-Baqarah: 45).

Tambahan perintah shalat pada ayat di atas adalah resep paling manjur dari Allah swt.

Ia (shalat) berperan sebagai piranti bagi seorang muslim dalam meminta perlindungan dan mengadu kepada Allah Ta’ala saat beban di hati dan pikiran sungguh memberatkan jiwa.

Sahabat Hudzaifah ra. pun bersaksi, “Bila kedatangan masalah, Nabi saw. menegakkan shalat.” (HR Ahmad & Abu Dawud)

Oleh karenanya, Berdoalah untuk selalu bisa menegakkan shalat, sebagaimana Nabi Ibrahim as berdoa:

رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْ ۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS Ibrahim: 40)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here