Ngaji Dino Iki #255: Iman Sumber Kebahagiaan

0
444
Ilustrasi diambil dari cahaya islam

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Iman is like an airplane ride. The higher you go, the smaller the thing on earth look.” Iman itu seperti naik pesawat terbang. Semakin tinggi posisi Anda, semakin kecil segala hal (yang ada) di bumi terlihat.

Orang beriman adalah sebaik-baik makhluk dalam memanfaatkan dunia. Orang yang beriman akan malu berbuat dosa dan maksiat.

Mengingat sabda Rasulullah saw:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ

“Dari Abu Hurairah dari Nabi saw, beliau bersabda: Iman memiliki lebih dari enam puluh cabang, dan malu adalah bagian dari iman.” (HR. Bukhari).

Bagi orang yang beriman, dunia bukanlah tempat untuk mencari kepuasan lahiriah semata, karena ada hal yang lebih penting dari sekadar kesenangan duniawi. Yaitu hati yang disirami oleh cahaya keimanan, hati yang tersentuh oleh panggilan ilahi. Itulah sumber kebahagiaan.

Kecintaan terhadap dunia kan menyibukkan diri dan membuat kita lalai akan hak Allah swt.

Simak nasihat Hasan Al-Bashri: “Berhati-hatilah kalian dari menyibukkan diri dengan perkara dunia, karena ia dipenuhi kesibukan. Siapa yang berani membuka salah satu pintu kesibukan itu, niscaya akan terbuka untuknya sepuluh pintu kesibukan lainnya, tidak seberapa lama kemudian.”

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here