Ngaji Dino Iki #264: Kepemimpinan Hebat

0
237
Ilustrasi diambil dari managerexpress.ro

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“The task of leadership is not to put greatness into people, but to elicit it, for greatness is there already.” Tugas kepemimpinan bukanlah untuk memberikan kehebatan ke dalam orang lain, tetapi untuk membantu mengeluarkannya, karena kehebatan itu sudah ada di dalamnya.

Pada dasarnya setiap orang memiliki potensi, bakat, kelebihan dan keunikan masing-masing. Namun banyak di antara mereka yang membutuhkan support untuk dapat menggali dan mengeluarkannya.

Inilah tugas seorang pemimpin untuk melakukan Coaching dan Mentoring agar semua kehebatan anggota timnya muncul dan bersinar terang.

Dalam sejarah, Rasulullah saw amat jeli melihat potensi para sahabat yang melalui bimbingannya, mampu mengoptimalkan kehebatan masing-masing.

Sebagai contoh, pemuda Zaid bin Tsabit ra dilarang mengikuti perang, ia memiliki kemampuan literasi yang sangat baik dan menjadi penulis wahyu. Sebaliknya, Usamah bin Zaid di usia sangat belia menjadi panglima militer ke Negeri Syam.

Allah swt menginstruksikan kepada orang yang beriman, untuk menaati pemimpin mengajak kepada kebaikan dan kebenaran, yang adil serta bijaksana.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنكُمْ

“O you who have believed, obey Allah and obey the Messenger and those in authority among you.” Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. (QS An Nisa’: 59)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here