Ngaji Dino Iki #281: Waspada terhadap Hoax

0
296
Ilustrasi diambil dari Sindonews.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Gossip dies, when it hits a wise person’s ears.” Gosip mati, ketika sampai ke telinga orang bijak.

Orang bijak, terlebih bila ia beriman kepada Allah swt, sudah selayaknya tidak mudah meyakini lalu serta-merta ikut menyebarkan berita provokatif seperti gosip, hoax, atau ghibah.

Ia (orang bijak) mengedepankan husnudzan, melakukan cek dan ricek ke yang bersangkutan (tabayun) atau melalui riset kecil di internet. Allah swt berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“O you who have believed, if there comes to you a disobedient one with information, investigate, lest you harm a people out of ignorance and become, over what you have done, regretful.”

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS Al-Hujurat: 6)

Orang bijak telah berpesan: “And when you give your word, say the truth.” Apabila kamu berbicara, bicaralah sejujurnya.”

Salah satu karakter umat Islam yang utama adalah mereka berkata benar, jujur dan sopan dan menjahui kebohongan.

Muslim yang baik tidak akan menjadi agen berita Hoax. Sebab, ia paham bahwa:
“When a person tells a lie, the bad smell that comes out of the lie keeps the Angela one mile away.” Apabila seorang hamba berbohong, malaikat yang menyertainya akan menjauh sekitar satu mil karena bau busuk perbuatannya.” (HR Tirmidzi)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here