Ngaji Dino Iki #282: Pejuang Tangguh

0
219
Ilustrasi diambil dari carlosjulio.com.br

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Being challenged in life is inevitable. Being defeated is optional.” Menghadapi tantangan dalam hidup tidak bisa dihindari. Kalah itu opsional.

Perjalanan hidup kita tidak selalu mulus. Kita akan menemukan banyak halangan dan rintangan di sepanjang perjalanan.

Di setiap tantangan itu kita memiliki opsi untuk berhenti (kalah) atau melanjutkan. Yang jelas tantangan akan selalu datang dan kita tidak dapat sembunyi darinya.

Di dalam Islam sendiri ujian atau tantangan merupakan Sunnatullah.

Allah swt senantiasa menguji hamba-hamba yang mengaku beriman untuk meningkatkan level keimanannya.

أَحَسِبَ النَّاسُ أَن يُتْرَكُوا أَن يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

Do the people think that they will be left to say, “We believe” and they will not be tried?

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan ‘kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji ?” (QS 29: 2)

Orang bijak telah berkata:
“Do not claim to want to grow and then run away the minute you feel growing pains.”

“Jangan mengaku ingin tumbuh berkembang namun kemudian melarikan diri begitu Anda merasa muncul rasa sakit.”

Pribadi pantang menyerah (tangguh) adalah pribadi yang tidak merasa gentar dan lari terhadap sesuatu yang menimpanya.

Setelah kita bekerja keras dan kerja cerdas serta Ikhlash dan tuntas, sudahkah kita serahkan secara total semua hasilnya (tawakal) kepada Allah swt?

So, sejatinya menyerah kalah itu tidak boleh ada dalam kamus seorang mukmin.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here