Ngaji Dino Iki #307: Manusia Kelas Elit

0
218
Ilustrasi diambil dari islamidia.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“FAJAR. Rise among the elites.” Subuh. Bangkitlah bersama para elit [lainnya].”

Tak hanya shalat sunnah fajar dan shalat fajar (subuh) berjamaah di masjid (bagi lelaki), masih ada amalan pagi hari bakda subuh yang bisa membuat hidup lebih berkah dari pada tidur kembali atau sekedar leyeh-leyeh.

Jadilah manusia pilihan (elit) Allah sejak pagi hari.

Mari melakukan dzikir pagi (QS 33: 42) di masjid, melakukannya bahkan lebih baik dari memerdekakan empat orang budak. (HR Abu Dawud)

Bahkan bila terus berdiam di masjid hingga waktu syuruq (matahari terbit) kemudian menutupnya dengan doa hingga datangnya waktu syuruq itu senilai pahala haji dan umrah secara sempurna. (HR Tirmidzi – Thabrani)

Orang bijak telah berpesan:
Fajr let the comfort of your soul be greater than your comfort of bed. Waktu Subuh. Biarkan kepuasan jiwa Anda lebih besar dari kenyamanan tempat tidur Anda.

Allah swt menegaskan:

اَللّٰہُ یَتَوَفَّی الۡاَنۡفُسَ حِیۡنَ مَوۡتِہَا وَ الَّتِیۡ لَمۡ تَمُتۡ فِیۡ مَنَامِہَا ۚ فَیُمۡسِکُ الَّتِیۡ قَضٰی عَلَیۡہَا الۡمَوۡتَ وَ یُرۡسِلُ الۡاُخۡرٰۤی اِلٰۤی اَجَلٍ مُّسَمًّی ؕ اِنَّ فِیۡ ذٰلِکَ لَاٰیٰتٍ لِّقَوۡمٍ یَّتَفَکَّرُوۡنَ

“Allah takes the souls at the time of their death, and those that do not die [He takes] during their sleep. Then He keeps those for which He has decreed death and releases the others for a specified term. Indeed in that are signs for a people who give thought.”

“Allah swt memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan.” (QS Az Zumar: 42)

Bagi mereka yang beriman, setiap hari bangun di waktu subuh dipenuhi dengan syukur dan kenikmatan.

Diberikan kesempatan baru untuk beramal saleh, dimulai dengan shalat tahajud, witir, qabliyah subuh, dan subuh itu sendiri.

Sungguh amat sayang bila hanya demi kenyamanan tidur lebih lama, kita buang kesempatan menikmati asupan berharga bagi jiwa, yang bisa mengantarkan kita sebagai manusia kelas elit.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here