Ngaji Dino Iki #309: Cinta dan Jodoh Kita

0
328
Ilustrasi diambil dari pinterest.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Itu takes a little patience and it takes a lot of faith but it’s worth the wait.” Butuh sedikit kesabaran dan ketinggian keyakinan [iman] tetapi [cinta] itu pantas untuk ditunggu.

Wahai pemuda, jodohmu tiada manusia yang tahu. Seberapa keras engkau menggenggamnya, seberapa jauh berjalan, seberapa lama bertahan, seberapa cinta, seberapa ingin memiliki; jika namanya tak tertulis bersanding dengan namamu di Lauh Mahfudz, maka tiada yang bisa memaksakannya.

Cari dan tunggulah jodoh secara wajar. Kadang nafsu bergolak menguasai hati. Karena itu, selama masa penantian itu, teruslah belajar menata hati, persiapkan diri sebaik mungkin agar pantas bersanding dengan si dia kelak.

Karena Allah berfirman:

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ أُولَئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ……

“Evil words are for evil men, and evil men are [subjected] to evil words. And good words are for good men, and good men are [an object] of good words.”

“Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). (QS An-Nur: 26)

Orang bijak telah berpesan:
“The longest worship is married, find a partner who is ready to always learn and improve together.” Ibadah terlama adalah berumah tangga, carilah pasangan yang siap selalu belajar dan berbenah bersama.

Menikah dan berumah tangga sungguh membutuhkan perjuangan, kesabaran, dan keikhlasan secara terus-menerus dalam kebersamaan yang ada.

Semua dipadukan dalam satu bingkai saling pengertian, saling menyayangi, saling mengayomi, saling membutuhkan, saling mengingatkan, dan saling percaya.

Mari kita tingkatkan kualitas rumah tangga yang kita bina. Sebab, meningkatkan kualitas rumah tangga, hakekatnya meningkatkan kualitas ibadah juga.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here