Ngaji Dino Iki #316: Ibadah Sepanjang Hayat

0
184
Ilustrasi diambil dari Hero Muslim

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“And worship your lord until there comes unto you the certainty (deadth).” Dan sembahlah Tuhanmu (Allah swt) sampai yakin (ajal) datang kepadamu.

Hasan Al Bashri rahimahullah terkait ayat di atas berkata: ”Sesungguhnya Allah swt tidaklah menjadikan waktu akhir amalan seorang mukmin selain kematiannya.”

Az Zujaaj mengatakan bahwa makna ayat ini adalah sembahlah Allah swt selamanya. Ulama lainnya mengatakan, “Sembahlah Allah swt bukan pada waktu tertentu saja.”

Jika memang maksudnya adalah demikian, tentu orang yang melakukan ibadah sekali saja, maka ia sudah disebut orang yang taat.

Namun Allah swt memerintahkan kita untuk menyembahnya hingga ajal menjemput. Ini menunjukkan bahwa ibadah itu diperintahkan selamanya sepanjang hayat.

Orang bijak telah berpesan: “Be who Allah swt wants you to be, not what others want to see.” Jadilah [hamba] sesuai yang Allah inginkan, bukan apa yang orang lain ingin lihat.

Menjadi hamba sesuai tujuan penciptaan sebagaimana yang telah disebutkan dalam Alquran, seharusnya menjadi target setiap manusia yang hidup di muka bumi.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“And I did not create the jinn and mankind except to worship Me.” Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS Az-Zariyat: 56)

Memproyeksikan semua potensi, bakat dan kompetensi dalam rangka ibadah kepada Allah swt untuk kesuksesan dunia dan akhirat.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here