Ngaji Dino Iki #318: Cinta Rasulullah

0
226
Ilustrasi diambil dari islam.ru

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“I keep thinking of meeting you at the lake and wondering if you would smile at me, Ya Rasulullah?” Aku terus kepikiran bertemu engkau di telaga (Kautsar) dan bertanya-tanya apakah engkau akan tersenyum kepadaku, ya Rasulullah?

Cinta Rasulullah saw kepada umatnya terus mengalir. Tak terbatas sekat dunia atau pun akhirat. Beresonansi di dalam hati umat yang mencintainya.

Terbayang ketika menjelang ajal beliau masih bertanya kepada malaikat Jibril, “Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?”

Ketika Malaikat Maut melakukan tugasnya dengan lembut, nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. Beliau kemudian berujar perlahan: “Jibril, betapa sakit sakratul maut ini. Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku.” Itulah wujud cintanya.

Cinta Rasulullah saw kepada umatnya itu tak pernah pudar. Tidakkah kita memiliki cinta dan kerinduan yang sama?

Wujudkan cinta kita kepada Allah swt, dengan mengikuti ajaran dan mencintai Rasul-Nya. Allah swt menegaskan:

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ

Say, [O Muhammad], “If you should love Allah, then follow me, [so] Allah will love you and forgive you your sins. And Allah is Forgiving and Merciful.”

Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Ali ‘Imran: 31)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here