Ngaji Dino Iki #356: Nilai Waktu

0
225
Ilustrasi diambil dari Suara.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Time is non-refundable nor reimbursable, use it wisely.” Waktu tidak dapat dikembalikan atau diganti, (oleh karena itu) gunakanlah dengan bijak.

Ini adalah peringatan bagi siapa saja untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.

Kesibukan sepadat apa pun akan lebih berkah bila senantiasa berdzikir kepada Allah swt. Saat memiliki keluangan waktu, jangan dibuang dengan aktivitas sia-sia apalagi berbuat maksiat hingga kita melupakan Allah.

Allah swt berfirman:

وَالْعَصْرِ -اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ -اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

“By time – Indeed, mankind is in loss, – Except for those who have believed and done righteous deeds and advised each other to truth and advised each other to patience.”

“Demi masa – Sungguh, manusia berada dalam kerugian – kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.” (QS Al-‘Asr: 1-3)

Waktu terus mengalir dan umur terus berkurang. Sampai ajal menjemput setiap manusia, tanpa kecuali.

Rasulullah saw mengingatkan:

“Ketika suatu kaum duduk dalam suatu majelis dan tidak ingat Allah swt kelak mereka akan menyesal. Dan ketika seseorang berjalan pada suatu perjalanan tidak juga ingat kepada Allah swt, mereka pun kelak akan menyesal (merugi). Dan, ketika seseorang berbaring di kasurnya dan tidak berdzikir kepada Allah, ia pasti akan menyesal.” (HR Ahmad)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here