Ngaji Dino Iki #358: Antisipasi (Kabar) Hoaks

0
175
Ilustrasi diambil dari Merdeka.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Be a good listener. Your ears will never get you in trouble.” Jadilah pendengar yang baik. Telinga anda tidak akan membuat anda mengalami kesulitan.

“Komunikator yang baik adalah pendengar yang bijaksana,” begitu kata seorang rekan menasehati.

Tentu, bukan berarti menjadi pendengar seseorang tidak berkomunikasi. Sebab, dengan menjadi pendengar, hakekatnya ia sedang berkomunikasi.

Pendengar yang baik bahkan bisa merespon dengan lebih baik. Manfaat telinga sebagai anugerah Allah swt menjadi lebih optimal.

Berhati-hatilah dalam merespon apa yang kita dengar, sebab Allah swt telah berfirman:

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

“And do not pursue that of which you have no knowledge. Indeed, the hearing, the sight and the heart – about all those [one] will be questioned.”

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS Al Isra’: 36)

‘Atho’ ra dalam bukunya: Siyar A’laam An-Nubalaa berkata:
“Sesungguhnya seseorang menyampaikan kepadaku tentang suatu pembicaraan, maka akupun seksama mendengarkannya seakan-akan aku tidak pernah mendengarnya, padahal aku telah mengetahuinya sebelum ia dilahirkan.”

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here