Ngaji Dino Iki #366: Asiknya Tahajjud

0
367
Ilustrasi diambil dari urwahclothing.net

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Winter is like spring for believers. The afternoon was so short, so he used to fast and the night was so long, then he used to arise for shalah.”

“Musim dingin seperti musim semi bagi orang beriman. Siangnya begitu singkat, maka ia gunakan untuk berpuasa dan malamnya begitu panjang, maka ia gunakan untuk bangkit shalat [malam].”

Allah swt berfirman:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَى أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

“And from [part of] the night, pray with it as additional [worship] for you; it is expected that your Lord will resurrect you to a praised station.”

“Dan pada sebagian malam, lakukanlah sholat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS Al-Isra’: 79)

Di belahan bumi bagian utara telah memasuki musim dingin (winter). Saatnya meraih ghanimah baaridah (ghanimah yang menyejukkan).

Rasulullah saw menjelaskan: “Ghanimah baaridah adalah puasa di musim dingin.” (HR Ahmad & Tirmidzi)

Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah berkata:
“Adapun malam di musim dingin, karena begitu panjang, maka seseorang bisa menggunakannya untuk tidur. Setelah itu, ia bisa menggunakannya untuk shalat malam.”

Yahya bin Mu’adz mengingatkan, “Malam yang panjang, janganlah engkau membuatnya singkat dengan hanya tidur-tiduran saja.”

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here