Ngaji Dino Iki #371: Dilarang Menyontek Saat ‘Ujian’

0
259
Ilustrasi diambil dari goriau.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Live is the most difficult Exam. Many people fail because they try to copy others, not realizing that everyone’s paper has different questions.”

“Hidup adalah ujian yang paling sulit. Banyak orang gagal karena mereka mencoba untuk menyontek orang lain, tak sadar bahwa kertas ujian tiap orang pertanyaannya berbeda.”

Sungguh setiap orang itu memiliki hidup dan jalannya yang berbeda, ujiannya pun tidak sama. Allah swt menegaskan:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَنَبْلُوكُم بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

“Every soul will taste death. And We test you with evil and with good as trial; and to Us you will be returned.”

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS Al-Anbiya’: 35)

Tidak usah membanding-bandingkan hidup kita dengan orang lain, apalagi sampai mencoba menyamakannya.

Karena kesuksesan seseorang yang tampak adalah yang bisa kita lihat secara kasat mata. Kita tak mengetahui perjuangan sesungguhnya yang telah dilalui orang tersebut.

Bila ingin belajar, pelajarilah dari sebaik-baiknya teladan, Rasulullah saw.

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“There has certainly been for you in the Messenger of Allah an excellent pattern for anyone whose hope is in Allah and the Last Day and [who] remembers Allah often.”

“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21)

Pelajari bagaimana sikap dan akhlak beliau dalam menghadapi ujian dan rintangan sebagai seorang utusan Allah yang paling berat ujiannya.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here