Ngaji Dino Iki #375: Mari Berpetualang

0
301
Ilustrasi diambil dari Pinteres.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Let’s wander where the WiFi is weak.” Mari kita berpetualang di tempat yang tak ada sinyal WiFi.

Keluarga era millenium begitu akrab dengan aktivitas yang serba membutuhkan koneksi internet.

Orang tua harus memahami dan memiliki strategi khusus dalam menghadapi hal ini.

Ali bin Abi Thalib ra pernah berkata, “Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu.”

Namun sesekali ajaklah keluarga berekreasi (rihlah). Ini adalah bagian dari Hajatun Basyariah (kebutuhan) sebuah keluarga selain untuk refreshing juga untuk mempererat hubungan emosional antar-anggota keluarga.

قُلْ سِيرُوا فِي الْأَرْضِ ثُمَّ انظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ

Say, “Travel through the land; then observe how was the end of the deniers.”

“Katakanlah (Muhammad), Jelajahilah bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu.” (QS Al-An’am: 11)

Rihlah juga menjadi sarana tadabur alam ciptaan Allah swt, menanamkan nilai-nilai tauhid sebagai pondasi menjalin hubungan harmonis dengan Allah swt. (Hablum minallah).

ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُوا إِلَّا بِحَبْلٍ مِّنَ اللَّهِ وَحَبْلٍ مِّنَ النَّاسِ

“They have been put under humiliation [by Allah] wherever they are overtaken, except for a covenant from Allah and a rope from the Muslims.”

“Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka (berpegang) pada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia. (QS Ali Imran: 112)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here