Ngaji Dino Iki #387: Keberkahan di Waktu Fajar

0
424
Ilustrasi diambil dari kabarmakkah.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Everybody has their own reason for waking up at dawn, mine is Fajr.” Semua orang punya alasan sendiri untuk bangun di waktu subuh, kalau aku [shalat] fajar.

Selain mendapatkan pahala yang lebih baik dari dunia dan seisinya bila melaksanakan shalat sunnah fajar (HR Muslim), ternyata bangun di subuh hari memiliki banyak keutamaan.

Bahkan, Rasulullah saw telah berdoa untuk ummat Islam:
Dari Shakhr Al Ghamidi ia berkata; Rasulullah saw berdoa:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُورِهَا

Sunan Tirmidzi 1133: Allahumma Baarik Li Ummatii Fii Bukuurihaa.” (Ya Allah, limpahkanlah keberkahan kepada ummatku pada waktu pagi buta.)

Dalam suatu riwayat disebutkan:
Dunia seisinya menangis, bila melihat orang yang beriman (muslim) di pagi hari (setelah subuh) tidur lagi.

Salah satu keutamaan bangun di pagi hari adalah mendapat ampunan Allah swt dan pahala (seperti) haji.

Di dalam kitab Nashaihul ‘Ibad, Syaikh Nawawi Al-Bantani meriwayatkan hadits:
“Siapa saja yang memasuki pagi hari, ia tidak berniat menzalimi seseorang, maka diampuni baginya terhadap segala dosa. Dan siapa saja yang memasuki pagi hari berniat menolong orang yang teraniaya dan memenuhi keperluan seorang muslim, maka baginya pahala seperti pahala Haji mabrur.” Wallahu A’lam

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here