Ngaji Dino Iki #412: Egois

0
434
Ilustrasi diambil dari Kompas Lifestyle

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“The EGO is impatient because it knows its time is limited.” The SOUL is patient because it knows it is eternal.”

EGO itu tidak sabaran, karena tahu waktunya terbatas. RUH (JIWA) itu sabar, karena ia tahu bahwa ia kekal.

Ego hanya ada selama manusia hidup di dunia. Namun kehadirannya bisa mendominasi jiwa manusia menjadi sebuah karakter, yakni egois. Artinya mau menang sendiri.

Sifat egois membawa manusia menyimpang dari petunjuk Allah swt dan mudah dieksploitasi oleh setan. Ia (egois), melahirkan sifat sombong, pemarah, keras kepala, dan dengki.

Mari hapus sifat egois dengan membersihkan jiwa.
Allah swt menegaskan:

قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا

“He has succeeded who purifies it.” Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu. (QS Asy-Syams: 9)

Ingat-ingat kembali bahwa kita ingin kembali kepada Allah swt di akhirat kelak dengan jiwa yang suci saat ego telah lama mati.

وَمَن تَزَكَّى فَإِنَّمَا يَتَزَكَّى لِنَفْسِهِ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ

“And whoever purifies himself only purifies himself for [the benefit of] his soul. And to Allah is the [final] destination.”

“Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya, sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan kepada Allahlah kembali (mu).” (QS Fatir:18)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here