Ngaji Dino Iki #415: Pertemuan dan Perpisahan

0
370
Ilustrasi diambil dari iyaa.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“By the fate we met, By the fate we separate, of there was an encounter. There must be separatis.” Karena takdir kita dipertemukan, karena takdir (pula) kita berpisah. Bila ada pertemuan, pasti ada perpisahan.

Allah swt mempertemukan untuk satu alasan. Entah untuk memberi pelajaran atau mengajarkan. Entah untuk menjadi bagian penting atau hanya sekedarnya.

Namun tetaplah menjadi yang terbaik di antara waktu tersebut. Lakukanlah dengan tulus. Meski tidak bisa menggapai seperti apa yang direncanakan dan diimpikan.

Setiap detik dari pertemuan dalam kehidupan ini, Tidak ada yang sia-sia, karena Allah swt yang mempertemukan.

Di setiap akhir sebuah perjalanan, akan menjadi awal bagi perjalanan lainnya. Di sebuah perpisahan, itu akan menjadi awal pertemuan dengan sesuatu yang baru.

Kematian hakekatnya adalah proses pertemuan dengan Allah swt di negeri yang abadi. Dan tidak ada kebahagiaan bagi orang yang beriman melebihi kebahagiaan saat bertemu dengan Allah swt.

Oleh karena itu, perbanyaklah bekal untuk persiapan bertemu dengan-Nya. Sebagaimana firman Allah swt.

فَمَن كَانَ يَرْجُوا۟ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًۭا صَـٰلِحًۭا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدًۢا

“So whoever would hope for the meeting with his Lord – let him do righteous work and not associate in the worship of his Lord anyone.

Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”.

Semoga Allah swt memberikan hidayah bagi kita semua untuk menapaki takdir hidup hingga akhir yang sebenarnya kelak dalam keadaan husnul khatimah. Amin.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here