Ngaji Dino Iki #417: Tidak Ada Infaq Tanpa Ganti

0
317
Ilustrasi diambil dari yku.or.id

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

Prophet Muhammad saw said: “Do not hold your hand from giving for fear of poverty, for Allah swt will narrow your sustenance.”

Nabi Muhammad saw telah bersabda: “Janganlah kamu tahan tanganmu dari berinfak karena takut miskin, sebab nanti Allah menyempitkan rezeki bagimu.”

Allah swt berfirman:

مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

“Who is it that would loan Allah a goodly loan so He may multiply it for him many times over? And it is Allah who withholds and grants abundance, and to Him you will be returned.”

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah swt dengan pinjaman yang baik (menginfakkan hartanya di jalan Allah swt), maka Allah swt akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan banyak. Dan Allah swt menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” (QS Al-Baqarah: 245)

Takut miskin akan menjadi penghalang bagi seseorang meraih sukses dengan mudah.

Rasa takut miskin akan membuat seseorang enggan mengulurkan tangannya. Mereka takut hartanya akan habis jika disedekahkan.

Dalam konsep Islam, tidak ada infaq tanpa ganti dari Allah swt. Keyakinan ini dikarenakan Allah swt telah memberikan janji:

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ وَمَا أَنفَقْتُم مِّن شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Say, “Indeed, my Lord extends provision for whom He wills of His servants and restricts [it] for him. But whatever thing you spend [in His cause] – He will compensate it; and He is the best of providers.”

Katakanlah, “Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi Rezeki yang terbaik.” (QS Saba’: 39)

Jangan menunggu kaya, karena status kaya bukan berarti disayang Allah swt. Ingat kisah Qarun, atau jangan sampai pembalasan setimpal dialami ketika di neraka kelak.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here