Ngaji Dino Iki #427: Manusia Pemakan Bangkai

0
333
Ilustrasi diambil dari social identity and groups network

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“The worst of our fault is our interest in other people’s faults.” Kesalahan terburuk kita adalah ketertarikan kita pada kesalahan orang lain.

Allah swt telah berfirman:

… وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ

“… And do not spy or backbite each other. Would one of you like to eat the flesh of his brother when dead? You would detest it.”

“… dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik.” (QS Al-Hujurat: 12)

Tajassus di dalam surah Al-Hujurat ayat 12 menurut Ibnu Katsir dan Imam Al-Auza’i salah satu tafsirnya adalah mencari-cari kesalahan orang lain.

Rasulullah saw telah mengingatkan:
“Jika engkau mengikuti cela (kesalahan) kaum muslimin, engkau pasti merusak mereka atau engkau hampir merusak mereka.” (HR Abu Daud)

Beliau saw, juga bersabda:
“Wahai sekalian orang yang beriman dengan lisannya yang belum sampai ke dalam hatinya, janganlah kalian mengganggu kaum muslimin, janganlah kalian menjelek-jelekkannya, janganlah kalian mencari-cari aibnya. Barang siapa yang mencari-cari aib saudaranya sesama muslim niscaya Allah akan mencari aibnya. Barang siapa yang Allah mencari aibnya niscaya Allah akan menyingkapnya walaupun di dalam rumahnya.” (HR At-Tirmidzi)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here