Ngaji Dino Iki #447: Hidup Mandiri

0
191
Ilustrasi diambil dari google.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Don’t be dissapointed of people refuse to help you. Remember what Einstein said: I am thankful to all those who said NO. Because of them, I did it myself.”

“Jangan kecewa jika orang menolak untuk membantu anda. Ingat apa yang dikatakan Einstein: “Saya berterima kasih kepada semua yang mengatakan TIDAK. Karena merekalah, saya [bisa] melakukannya sendiri.”

Sering kali kita dituntut untuk bekerja mandiri. Syari’at Islam juga mengajarkan kebergantungan kita yang absolut hanya kepada Allah swt.

Allah swt berfirman:

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

It is You we worship and You we ask for help.

“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.” (QS Al-Fatihah: 5)

Dilain ayat, Allah swt berfirman:

اللَّهُ الصَّمَدُ

“Allah, the Eternal Refuge.” “Allah tempat meminta segala sesuatu.” (QS Al-Ikhlas: 2)

Syekh Yasir Abdurrahman menyampaikan agar kita tidak enteng (mudah mudah) meminta pertolongan sekalipun sangat butuh, ini merupakan salah satu bentuk akhlak yang mulia dalam Islam yang disebut ta’affuf.

Sikap mandiri ini telah dicontohkan oleh Rasul kita tercinta, Muhammad saw, yang sejak kecil telah menjadi yatim-piatu, hingga menjadi sukses sebagai pedagang.

Kemandirian ini kemudian menular kepada para sahabatmya. Bila dilihat dari sudut pandang bangsa dan negara, mental mandiri yang membudaya, akan membawa kesuksesan suatu bangsa.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here