Ngaji Dino Iki #462: Hakekat Kesuksesan

0
290
Ilustrasi diambil dari google.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Success isn’t money or fame. It’s about standing in prayer five (5) times a day.” Kesuksesan itu bukanlah uang atau ketenaran. Itu tentang mendirikan shalat lima waktu sehari.”

Di antara sebab dilakukannya perjalanan Isra’ Mi’raj oleh Allah kepada Rasulullah saw selain untuk menghibur Nabi di tahun duka cita amul huzn (wafatnya Khadijah ra dan Abu Thalib) dengan menunjukkan tanda-tanda kebesaran Allah swt melalui peristiwa yang luar biasa.

Sebagaimana firman firman-Nya:

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

“Exalted is He who took His Servant by night from al-Masjid al-Haram to al-Masjid al-Aqsa, whose surroundings We have blessed, to show him of Our signs. Indeed, He is the Hearing, the Seeing.”

“Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.” (QS. Al-Isra’: 1)

Dan juga firman-firman-Nya:

وَلَقَدْ رَاٰهُ نَزْلَةً اُخْرٰى — عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهٰى — عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوٰى — اِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشٰى —
مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغٰى —
لَقَدْ رَاٰى مِنْ اٰيٰتِ رَبِّهِ الْكُبْرٰى

“And he certainly saw him in another descent.”
“Dan sungguh, dia (Muhammad) telah melihatnya (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain”
“At the Lote Tree of the Utmost Boundary.”
“(yaitu) di Sidratilmuntaha.”
“Near it is the Garden of Refuge.”
“Di dekatnya ada surga tempat tinggal,”
“When there covered the Lote Tree that which covered [it].”
“(Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratilmuntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya”
“The sight [of the Prophet] did not swerve, nor did it transgress [its limit].”
“Penglihatannya (Muhammad) tidak menyimpang dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya.”
“He certainly saw of the greatest signs of his Lord.”
“Sungguh, dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kebesaran) Tuhannya yang paling besar.”
(QS. An-Najm: 13-18)

Isra’ Mi’raj dan perintah shalat yang lima waktu, juga penting dipahami oleh setiap muslim, agar mampu memahami betapa penting dan agungnya perintah shalat lima waktu yang diturunkan langsung oleh Allah swt di Sidratul Muntaha, langit ke-tujuh.

“Lima shalat yang Allah wajibkan atas hamba-Nya. Barangsiapa mengerjakannya dan tidak menyia-nyiakannya sedikit pun karena menganggap enteng, maka ia memiliki perjanjian dengan Allah untuk memasukkan dia ke surga. Dan barangsiapa tidak mengerjakannya, maka dia tidak memiliki perjanjian dengan Allah. Jika Allah berkehendak, maka Dia mengadzabnya dan jika Dia berkehendak Dia mengampuninya.” (HR. Ahmad)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here