Ngaji Dino Iki #468: Menentukan Sikap Lembut dan Tegas

0
255
Ilustrasi diambil dari muslimahshaleha.blogspot.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Be soft, without being weak. Be strong, without being violent.” Bersikaplah lembut, tanpa terlihat lemah. Bersikaplah tegas, tanpa terlihat kasar.

Lembut dan tegas adalah kombinasi yang tepat dalam berinteraksi dengan siapa pun. Allah swt berfirman:

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

“So by mercy from Allah, [O Muhammad], you were lenient with them. And if you had been rude [in speech] and harsh in heart, they would have disbanded from about you. So pardon them and ask forgiveness for them and consult them in the matter.”

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampunan bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu.” (QS. Ali Imran: 159)

Sahabat Ali ra juga menambahkan:
“Mohonlah pertolongan Allah. Campurlah sikap tegas dengan segenggam kelembutan, lembutlah ketika kelembutan itu yang terbaik. Dan mantapkan ketegasan saat engkau tidak lagi mendapatkan cara kecuali kekerasan.”

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here