Ngaji Dino Iki #471: Wujud Cinta kepada Allah

0
98
Ilustrasi diambil dari klikmu.co

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“The love of Allah swt is expressed by total obedience to Him and total surrender of one’s will to Allah swt.” Cinta kepada Allah swt itu diungkapkan dengan ketaatan dan penyerahan total kehendak seseorang kepada Allah swt.

Sebagaimana firman Allah swt:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

“The believers are only those who, when Allah is mentioned, their hearts become fearful, and when His verses are recited to them, it increases them in faith; and upon their Lord they rely.”

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah swt gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.” (QS. Al-Anfal: 2)

Cinta itu menggetarkan, dan jika sudah kasmaran, seseorang kan selalu ingat. Bila itu kepada Allah swt, ingatan akan ketaatan menjadi yang utama.

Semakin taat, semakin rajin menyucikan diri, semakin kuat pula cinta untuk menjauhi perbuatan dosa. Allah swt pun menjadi prioritas utama. Bahkan sang hamba berusaha menyelaraskan keinginannya dengan kehendak (syariat) Allah swt.

Salah satu perwujudannya adalah senantiasa melakukan hal yang lebih utama, semisal mendirikan shalat lima waktu berjamaah di masjid.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here