Ngaji Dino Iki #497: Tujuan Puasa Ramadhan

0
284
Ilustrasi diambil dari VOA ISLAM

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Ramadhan is about patient. So when you moan or complain or using vulgar language, you defeat the purpose of fasting.”

“Ramadhan itu tentang kesabaran. Jadi saat engkau mengeluh atau mengomel atau memaki dengan bahasa vulgar, engkau menggagalkan tujuan puasa.”

Rasulullah saw bersabda:

إِذَا أَصْبَحَ أَحَدُكُمْ يَوْمًا صَائِمًا فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَجْهَلْ فَإِنِ امْرُؤٌ شَاتَمَهُ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي صَائِمٌ إِنِّي صَائِمٌ

Shahih Muslim: 1941. Apabila seseorang daripada kamu sedang berpuasa pada suatu hari, janganlah bercakap tentang perkara yang keji dan kotor. Apabila dia dicaci maki atau diajak berkelahi oleh seseorang, hendaklah dia berkata: Sesungguhnya hari ini aku berpuasa, sesungguhnya hari ini aku berpuasa

Di lain waktu, Rasulullah saw bersabda:
“Puasa [Ramadhan] bulan kesabaran dan puasa tiga hari di setiap bulan adalah [seperti] puasa sepanjang tahun.” (HR. Ahmad dan Muslim)

Syaikh Abdur Razzaq Al-Badr berkata, “Ramadhan adalah bulan kesabaran… Di dalam bulan Ramadhan terdapat sikap menahan lisan dari dusta, menipu, sia-sia, mencela, mencerca, teriak, debat, menggunjing, mengadudomba, mencegah anggota tubuh lainnya dari melakukan seluruh kemaksiatan, dan (semua) ini (tertuntut) di bulan Ramadhan maupun di luar bulan Ramadhan.

Sedangkan menjauhi kemaksiatan-kemaksiatan ini membutuhkan kesabaran, sehingga seorang hamba sanggup menjaga dirinya agar tidak terjatuh kedalamnya.”

Wassalamulaiakum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here