Ngaji Dino Iki #525: Silaturrahim (Hubungan Kasih Sayang)

0
506
Suasana silaturrahim Idul Fitri komunitas muslim di Kopenhagen, Denmark. (Foto oleh Arfa DH)

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

Prophet Muhammad saw said: “Shilat ar-rahim Will foster love in the family, increase wealth and extend life.” (Narrated by Ahmad)

Rasulullah Muhammad saw telah bersabda:
“(Sesungguhnya) silaturrahim itu akan menumbuhkan kecintaan dalam keluarga, memperbanyak harta, dan memperpanjang umur.” (HR. Ahmad)

Allah swt menegaskan bahwa manusia seharusnya selalu menjalin silaturrahim:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

O mankind, fear your Lord, who created you from one soul and created from it its mate and dispersed from both of them many men and women. And fear Allah, through whom you ask one another, and the wombs. Indeed Allah is ever, over you, an Observer.

“Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)nya; dan dari keduanya Allah memperkembang-biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.

Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.” (QS. An-Nisa’: 1)

Di dalam riwayat lain disebutkan:

حَدِيثُ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ أَوْ يُنْسَأَ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

Diriwayatkan daripada Anas bin Malik r.a katanya: Aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa yang menginginkan rezekinya dimudahkan dan usianya dipanjangkan, maka hendaklah dia menyambung silaturrahim.

Imam Qurthubi berkata:
“Rahim (kekerabatan) yang wajib dijaga itu ada dua, kekerabatan dalam makna luas dan kekerabatan dalam makna sempit. Kekebatan dalam makna luas adalah kekerabatan karena agama.

Kekerabatan ini wajib dijaga dengan saling mencintai, saling memberi nasihat, bersikap adil, dan menunaikan hak sesama muslim, baik yang wajib maupun yang dianjurkan.

Sedangkan kekerabatan dalam makna sempit itu dijaga dengan memberi bantuan materi kepada kerabat, memperhatikan keadaan mereka, dan mudah melupakan kesalahan mereka.”

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here