Ngaji Dino Iki #528: Bersahabat dengan Al-Quran

0
245
Ilustrasi diambil dari VOA ISLAM

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“The Quran is my best friend. It always calms me down whenever I feel sad. When word by word enters my heart, it can take away any worldly negativity.”

Al Quran adalah sahabat sejatiku. Ia selalu menenangkanku setiap kali aku merasa sedih. Ketika kata demi kata memasuki hati, ia dapat menghilangkan segala kenegatifan duniawi.

Bila kita ingin Al Quran sebagai sahabat sejati, tentu kita harus memosisikan dan memperlakukannya seperti kita memperlakukan sahabat dalam hidup ini.

Sahabat dalam hidup sering kali dijadikan sebagai teman curhat, didengar nasihatnya, diikuti petuahnya, dan ada keinginan selalu dekat di sisinya.

Untuk menjadikannya sahabat, Al Quran perlu dibaca dan dipelajari. Allah swt telah berfirman:

الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَتْلُونَهُ حَقَّ تِلَاوَتِهِ أُولَئِكَ يُؤْمِنُونَ بِهِ وَمَن يَكْفُرْ بِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Those to whom We have given the Book recite it with its true recital. They [are the ones who] believe in it. And whoever disbelieves in it – it is they who are the losers.

“Orang-orang yang telah Kami beri kitab, mereka membacanya sebagaimana mestinya, mereka itulah yang beriman kepadanya. Dan barang siapa ingkar kepadanya, mereka itulah orang-orang yang rugi.” (QS. Al-Baqarah: 121)

Juga firman-Nya:

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

And We have certainly made the Qur’an easy for remembrance, so is there any who will remember?

“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran itu?” (QS. Al-Qamar: 17)

Imam Jalaluddin as-Suyuthi dalam kitabnya “Al-Itqan fi Ulum Al Quran” menuliskan bahwa disunnahkan membaca Al Quran dengan tadabur (berusaha merenungkan kandungan maknanya) dan tafahum (berusaha memahami kandungan maknanya).

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here