Ngaji Dino Iki #543: Puasa Enam Hari di Bulan Syawwal

0
288
Ilustrasi diambil dari kiblat.net

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Shawwal hasn’t gone yet, let’s fulfill fasting for a year.” Bulan Syawwal belum berlalu, ayo genapkan shaum berpahala setahun ini.

Manusia Agung Muhammad Rasulallah saw, bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Shahih Muslim 1984: “Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawwal, maka ia seperti berpuasa setahun.” (HR. Muslim)

Sungguh amat sayang bila kita meninggalkan ibadah sunnah ini (puasa enam (6) hari di bulan syawwal).

Selain kehilangan potensi pahala puasa setahun, puasa Syawal mengembalikan pola hidup sehat setelah Idul Fitri.

Ada sebagian orang ‘balas dendam’ dalam urusan makan sehingga parameter kesehatan yang jebol bisa normal kembali.

Ia (puasa enam hari di bulan Syawal) juga bermanfaat terkait pengelolaan emosi dan tazkiyatun nafs karena:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصِّيَامُ جُنَّةٌ
Dari Abu Hurairah ra, ia berkata; Rasulullah saw, bersabda: Puasa adalah perisai (yang akan melindungi seseorang dari api neraka). (HR. Bukhari & Muslim)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here