Ngaji Dino Iki #551: Sukses Dunia Akhirat

0
273
Ilustrasi diambil dari Jawa Pos

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Hard work beats talent, when talent fails to work hard.” Kerja keras mengalahkan bakat, ketika bakat gagal bekerja keras.

Allah swt telah berfirman:

وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَابِّ وَالْأَنْعَامِ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ كَذَلِكَ إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ

And among people and moving creatures and grazing livestock are various colors similarly. Only those fear Allah, from among His servants, who have knowledge. Indeed, Allah is Exalted in Might and Forgiving.

“Dan demikian (pula) di antara manusia, makhluk bergerak yang bernyawa, dan hewan-hewan ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya, hanyalah para ulama. Sungguh, Allah Maha Perkasa, Maha Pengampun.” (QS. Fatir: 28)

Dalam ayat tersebut di sebutkan: bermacam-macam warna dan jenisnya, termasuk di dalamnya adalah manusia dengan berbagai macam bakat masing-masing.

Bakat memang memberikan banyak peluang seseorang di bidang yang ia sukai.

Berbagai penelitian psikologi memprediksi peluang kesuksesan seseorang yang berbakat jauh lebih tinggi dari orang rata-rata. Lubinski & Benbow di New York Times bahkan mengatakan 3-5 kali lipat.

Namun, penelitian lain di koran yang sama menyatakan, keberhasilan seseorang amat ditentukan dari giat berlatih dan kerja keras.

Islam mengenal pepatah: “Man jadda wa jada – siapa yang bersungguh-sungguh, maka akan berhasil.”

Bersungguh-sungguh tidak hanya kerja keras, namun juga meliputi kerja ikhlas, kerja cerdas, kerja mawas, serta kerja tuntas.

Karena sukses yang dicari bagi seorang mukmin adalah kesuksesan yang hakiki, sukses dunia dan sukses akhirat.
Inilah inti dari tujuan manusia diciptakan, semuanya diproyeksikan dalam rangka ibadah kepada Allah swt.
Allah swt memberikan penegasan:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“And I did not create the jinn and mankind except to worship Me.” Dan tidak Ku-ciptakan jin dan manusia melainkan untuk ibadah (menyembah-Ku). (Adz Dzariyat: 56)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here