Ngaji Dino Iki #561: Membersihkan Hati

0
258
Ilustrasi diambil dari Hipwee
Ilustrasi diambil dari google.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“We clean our house when we invite someone. We must clean our heart if we want to invite Allah swt.” Kita membersihkan rumah Kita ketika mengundang seseorang. Kita harus membersihkan hati jika kita ingin mengundang Allah.

Hati yang bernoda hitam kan menghalangi Nur (cahaya) Allah swt untuk masuk meneranginya. Oleh karenanya, bersihkan hati dengan tobat.

“Seorang hamba apabila melakukan suatu dosa maka akan ada titik hitam di hatinya. Apabila ia meninggalkannya, meminta ampun dan bertobat kepada Allah, hatinya bersih kembali.” (HR. Al-Bukhari & Muslim)

Hati juga bisa berkarat. Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani mengatakan:
Penyebab hati berkarat adalah cinta dan rakusnya terhadap dunia.
Beliau berkata, “Sesungguhnya penggosoknya adalah membaca Al-Quran, mengingat mati, dan menghadiri majelis dzikir.”

Al-Quran adalah obat penawar, sebagaimana firman-Nya:
Allah swt berfirman:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

And We send down of the Qur’an that which is healing and mercy for the believers, but it does not increase the wrongdoers except in loss.

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian.” (QS. Al-Isra’: 82)

Begitu juga mengingat mati dapat menghilangkan dosa-dosa (HR. Ibnu Abi Ad-Dunya) dan Allah mengampuni orang-orang yang hadir dalam majelis dzikir (HR. Al-Bukhari & Muslim).

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here