Ngaji Dino Iki #574: Doa dan Ibadah untuk Siapa?

0
207

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Prayer isn’t for Allah swt, it’s for you. Allah swt doesn’t need you, you need Him.” Shalat itu bukan untuk Allah swt, itu untuk kita. Allah swt tidak membutuhkan kita, kitalah yang membutuhkannya.

Walaupun Allah swt memerintahkan kita untuk beribadah, memberitakan bahwa tujuan kita diciptakan adalah untuk beribadah kepada-Nya, (baca. QS. Adz Dzaariyat: 56), namun bukan berarti Allah swt membutuhkan ibadah kita.

Allah swt menegaskan:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنتُمُ الْفُقَرَاءُ إِلَى اللَّهِ وَاللَّهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ

“O mankind, you are those in need of Allah, while Allah is the Free of need, the Praiseworthy.”

“Hai manusia, kamulah yang sangat butuh kepada Allah; dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.” (QS. Fathir: 15)

Ibnu Katsir rahimahullah berkata:
“Seluruh makhluk amat butuh pada Allah swt dalam setiap aktivitasnya, bahkan dalam diam mereka sekali pun. Secara dzat, Allah swt sungguh tidak butuh pada mereka.

Oleh karena itu, Allah swt katakan bahwa Dialah yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji, yaitu Allah-lah yang bersendirian, tidak butuh pada makhluk-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Allah sungguh Maha Terpuji pada apa yang Dia perbuat dan katakan, juga pada apa yang Dia takdirkan dan syari’atkan.”

Dari keterangan singkat di atas, dapat di pastikan, bahwa do’a dan ibadah adalah untuk manusia sendiri. Siapa yang hendak meningkatkan kualitas hidup, hendaknya mereka meningkatkan kualitas do’a dan ibadahnya.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here