Ngaji Dino Iki #579: Harapan Orangtua

0
316
Ilustrasi diambil dari google.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Son, your journey with Allah swt is filled with an endless hope. Your journey without Him is a hopeless end.” Anakku, perjalanan yang engkau tempuh bersama Allah swt dipenuhi dengan harapan tak bertepi. [Sedang] perjalananmu tanpa-Nya kan berakhir sia-sia.

Setiap orang tua ingin anaknya sukses di masa depan. Sungguh, akan lebih indah lagi bila sang anak selalu menyertai Allah swt dalam setiap aktivitas hidupnya dalam menggapai impian dan cita-citanya.

Bila harus terjatuh, ia tetap optimis karena ada Allah swt tempatnya bersandar dan berharap. Bila kelak sukses, keberhasilan tidak membuatnya besar kepala atau kehilangan rasa syukur kepada Allah swt.

Allah swt memberikan penjelasan lewat kisah Luqman Al-Hakim, dalam firman-Nya:

وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ وَمَن يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

And We had certainly given Luqman wisdom [and said], “Be grateful to Allah.” And whoever is grateful is grateful for [the benefit of] himself. And whoever denies [His favor] – then indeed, Allah is Free of need and Praiseworthy.

“Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu, Bersyukurlah kepada Allah ! Dan barang siapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya, Maha Terpuji.” (QS. Luqman: 12)

Semoga anak-anak kita menjadi mukmin yang sukses dunia akhirat dan tergolong hamba tipe pertama, sebagaimana sabda Rasulullah saw:

“Dunia ini dihuni oleh empat jenis hamba: (pertama), hamba yang Allah ta’ala anugerahi harta dan ilmu sehingga keduanya menjadi perantara dia untuk bertakwa kepada Allah ta’ala, menyambung tali silaturrahim, dan dia mengetahui hak-hak Allah ta’ala. Inilah sebaik-baik golongan.” (HR. Ahmad & At-Tirmidzi)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here