Ngaji Dino Iki #611: Tasu’ah dan Asy Syura’

0
342
Ilustrasi diambil dari google.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamu’alaikum w. w.

“What kind of provinsion will you bring?” Bekal apa yang engkau akan bawa kelak?

Allah swt memberikan penegasan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

O you who have believed, fear Allah. And let every soul look to what it has put forth for tomorrow – and fear Allah. Indeed, Allah is Acquainted with what you do.

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18)

Tahun 1441 Hijiriyah masih fresh. Bagaimana evaluasi bekal amal saleh kita sejauh ini? Apakah aktivitas amal kita sudah selaras dengan azzam atau tekad dan resolusi perbaikan kita tahun ini ?

Jangan sampai kita kelak termasuk manusia yang menyesal yang berkata:

يَقُولُ يَا لَيْتَنِي قَدَّمْتُ لِحَيَاتِي

He will say, “Oh, I wish I had sent ahead [some good] for my life.”

“Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan kebajikan untuk hidupku ini.” (QS. Al-Fajr: 24)

Mari kita tambah bekal kita dengan puasa sunnah hari ke-9 Muharam (Tasu’a) dan ke-10 (Asyura), berdasarkan hadits:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَن صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

Rasulullah ditanya tentang puasa hari ‘asyura, beliau bersabda: “Saya berharap ia bisa menghapuskan dosa-dosa satu tahun yang telah lewat.” (HR. Muslim)

Kemudian Rasulullah saw berencana untuk puasa hari Tasu’a.

فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ صُمْنَا يَوْمَ التَّاسِعِ فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Beliau bersabda, “Kalau tahun depan kita masih menjumpainya, maka kita akan berpuasa tanggal sembilan.” Belum sempat tahun depan datang, Rasulullah sudah meninggal dunia. (HR. Muslim dan Abu Daud)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here