Ngaji Dino Iki #627: Respons terhadap Takdir

0
353
Ilustrasi diambil dari google

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamu’alaikum w. w.

“Sadness and depression will be relieved when the servant realize they have neither the power to avoid what has befallen them, nor to bring about what was not destined for them.”

“Kesedihan dan kedukaan akan sirna ketika para hamba menyadari bahwa mereka tidak memiliki kemampuan untuk menghindar apa yang menimpa mereka, atau mendatangkan apa yang tidak ditakdirkan bagi mereka.”

Kadang kehidupan memberikan takdir yang buruk yang menyebabkan kesedihan dan duka. Sakit, kehilangan anggota keluarga atau harta benda dan lain lain.

Takdir ini harus disikapi dengan baik oleh seorang mukmin.
“Pandanglah dengan kacamata tauhid. Bahwa Allahlah yang menakdirkan, menghendaki dan menciptakan kejadian tersebut. Segala sesuatu yang Allah kehendaki pasti terjadi, dan segala sesuatu yang tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi.” demikian Ibnul Qayyim dalam Al Fawaid menyampaikan.

Saat hati sulit menerima takdir, kuatkan tauhid salah satunya dengan dengan dzikir yang dibaca di pagi dan petang sebanyak tiga kali, Mengingat sabda Rasulallah saw : Dari Sa’ad bin Abi Waqqash , bahwa beliau bersabda, katakan:

رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا

“Radhitubillahi rabba, wa bil islami diina, wa bi Muhammad nabiya wa rasulan – Aku rela Allah sebagai Rabb-ku, Islam sebagai agamaku dan Nabi Muhammad sebagai Nabiku dan utusan.” (HR. Ahmad)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here