Ngaji Dino Iki #630: Mengajarkan Sifat Satria

0
219
Ilustrasi diambil dari internet

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Don’t rescue your child from a challenge. Teach them how to face it.” Jangan selamatkan anak anda dari tantangan. Ajari mereka cara menghadapinya.

Allah swt telah mengingatkan:

وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا

And let those [executors and guardians] fear [injustice] as if they [themselves] had left weak offspring behind and feared for them. So let them fear Allah and speak words of appropriate justice.

“Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.” (QS. An-Nisa’: 9)

Oleh karenanya, Ajarkan anak untuk lebih berani dengan menunjukkan bahwa orang tua percaya mereka mampu menjalani tantangan dengan baik. Menyebarkan perasaan positif kepada anak akan sangat mendukung mereka untuk meraih kesuksesan.

Mengajarkan mereka untuk lebih percaya diri, berani dan berpikir positif juga bisa dilakukan dengan mengajarkan kata-kata motivasi, seperti membiasakan mereka untuk mengatakan, “Aku akan mencobanya” atau “Aku akan berusaha maksimal.”

Kepercayaan diri dan keberanian harus dibiasakan bersifat terbuka, tidak dibiarkan berbuat sesuatu dengan sembunyi-sembunyi.

Imam Ghazali mengatakan:
“Anak hendaknya dicegah dari mengerjakan apa pun dengan cara sembunyi-sembunyi. Sebab, ketika anak menyembunyikannya berarti dia meyakini perbuatan tersebut buruk dan tidak pantas dilakukan.”

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here