Ngaji Dino Iki #668: Menjadi Agen Kebaikan

0
373
Ilustrasi diambil dari mudipat.co

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

Assalamu’alaikum w. w.

“Live life properly. The sun still shines even though no one noticed. It still lights up even if it’s not appreciated.”

Jalani hidup selayaknya. Matahari tetap bersinar walau tak diperhatikan orang. Tetap menerangi walau tak dihargai.

Islam mengajarkan kita untuk selalu berbuat kebaikan untuk semua orang, semua kalangan. Tanpa perlu menimbang siapa mereka dan siapa diri kita.

Kebaikan bisa dilakukan kapan saja, karena yang terbaik adalah yang dimulai saat ini juga.

Kebaikan bisa dilakukan di mana saja, tanpa bimbang akan tempat yang bagus untuk melangsungkannya.

Allah swt telah berfirman:

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

Is the reward for good [anything] but good?

“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (QS. Ar-Rahman: 60)

Selain kebaikan di dunia, Ath-Thabari memaknai al-ihsan dalam ayat di atas juga dengan arti jannah (surga).

Maka mulailah dan teruslah berbuat kebaikan. Tentu dengan niat tulus, tanpa harus disebut-sebutkan.

Ustadz Salim A. Fillah memberi nasihat: “Tak ada yang terlalu buruk untuk memulai hal baik. Tak ada yang terlalu baik tuk berhenti dari kebaikan.”

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here