Ngaji Dino Iki #670: Anak yang Berbakti

0
437
Ilustrasi diambil dari voa-islam.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

Assalamu’alaikum w. w.

“Never take the simple moments of life for granted. Especially if it’s related to parent’s happiness.”

“Jangan pernah menganggap momen sederhana kehidupan begitu saja. Khususnya bila itu terkait dengan kebahagiaan orang tua.”

Allah swt telah memberikan arahan-Nya:

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

And We have enjoined upon man [care] for his parents. His mother carried him, [increasing her] in weakness upon weakness, and his weaning is in two years. Be grateful to Me and to your parents; to Me is the [final] destination.

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. Luqman: 14)

Momen apa pun yang membahagiakan orang tua, jangan dianggap remeh.

Rasulullah saw bersabda:

رَغِمَ أَنْفُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُ قِيلَ مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مَنْ أَدْرَكَ أَبَوَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ أَحَدَهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا فَلَمْ يَدْخُلْ الْجَنَّةَ

Shahih Muslim 4627: “Dia celaka! Dia celaka! Dia celaka!” lalu beliau ditanya; “Siapakah yang celaka, ya Rasulullah?” Jawab Nabi saw: “Barang Siapa yang mendapati kedua orang tuanya (dalam usia lanjut), atau salah satu dari keduanya, tetapi dia tidak berusaha masuk surga (dengan berusaha berbakti kepadanya dengan sebaik-baiknya).”

Di lain waktu Rasulullah saw bersabda:
“Orang tua adalah pintu surga yang paling tengah. Kalian bisa sia-siakan pintu itu atau kalian bisa menjaganya.” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah & Ahmad)

Juga bersabda:
“Ridha Allah tergantung kepada keridhaan orang tua dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua.” (HR. Al-Bukhari)

Syaikh Muhammad Jamil Zainu menuliskan ada puluhan cara untuk membahagiakan orang tua, beberapa di antaranya adalah:
1. Taat atas apa yang diperintahkan atau diminta sepanjang bukan bermaksiat.
2. Menyegerakan diri saat dipanggil dan datang dengan wajah ceria.
3. Melakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan hati mereka.
4. Mempersilakan mereka mengambil makan terlebih dahulu, dan tidak pelit saat memiliki rezeki lebih.

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here