Ngaji Dino Iki #706: Kita Mesti Bersujud

0
409

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

Assalamualaikum w.w.

“With the chaos and problems around you, I am sure sujood is one position where your heart feels so much at peace.”

(“Di tengah kekacauan dan masalah di sekitarmu, aku yakin sujud adalah salah satu posisi di mana hatimu kan terasa sangat tenang.”)

Allah swt telah berfirman dalam Al-Qur’an:

وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَظِلٰلُهُمْ بِالْغُدُوِّ وَالْأَاصَالِ

And to Allah prostrates whoever is within the heavens and the earth, willingly or by compulsion, and their shadows [as well] in the mornings and the afternoons.

“Dan semua sujud kepada Allah, baik yang di langit maupun yang di bumi, baik dengan kemauan sendiri maupun terpaksa, (dan sujud pula) bayang-bayang mereka, pada waktu pagi dan petang hari.” (QS Ar-Ra’d: 15).

Pandemi Covid-19 yang hampir menembus angka 500 ribu kasus terkonfirmasi dengan angka kematian lebih dari 22 ribu telah membuat umat manusia tidak tenang. Keseimbangan dan tatanan hidup terganggu.

Rencana besar, target impian, harus dilupakan. Semua harus kembali ke basic untuk bertahan hidup.

Sehat, kebutuhan dasar terpenuhi, ditambah keimanan yang tebal untuk tetap “waras” menghadapi semuanya.

Sebagai bukti, iman kepada Allah swt harus ditegakkan dengan shalat agar tidak sampai runtuh, karena shalat adalah salah satu rukun Islam. Shalat pula seharusnya menjadi penghibur diri di tengah kekacauan.

Dari Anas, dia berkata; “Rasulullah saw bersabda:

حُبِّبَ إِلَيَّ النِّسَاءُ وَالطِّيبُ وَجُعِلَتْ قُرَّةُ عَيْنِي فِي الصَّلَاةِ

Sunan Nasa’i 3879: “Dijadikan kesenanganku dari dunia ada pada wanita dan minyak wangi, dan dijadikan penyejuk hatiku ada dalam shalat.”

Lalu, ketuk pintu langit dan tenangkan hati dengan mengadu kepada Allah swt saat sujud.
Sebagaimana sabda Rasulullah saw:

أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ

Shahih Muslim 744: “Keadaan seorang hamba yang paling dekat dari Rabb-nya adalah ketika dia sujud, maka perbanyaklah doa.” (Juga dalam musnad Ahmad: 1801)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.

Dari sahabatmu

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here