Ngaji Dino Iki #707: Kita Mesti Mohon Ampun

0
395

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“Make it a habit to fall asleep while uttering the words of istighfar.”
(“Biasakan untuk memulai tidur sambil mengucapkan istighfar.”)

Memperbanyak istighfar menjelang tidur akan membuat hati menjadi tenang, karena berharap semua dosa yang kita lakukan, baik sengaja maupun tidak sengaja, bisa selama sehari penuh hingga menjelang tidur, diampuni oleh Allah swt.

Dari Abu Dzar dari Nabi saw dalam meriwayatkan firman Allah swt yang berbunyi:

يَا عِبَادِي إِنَّكُمْ تُخْطِئُونَ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَأَنَا أَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا

Shahih Muslim 4674: “Wahai para hamba-Ku! Sesungguhnya kalian berbuat salah di malam dan siang hari. Dan Aku mengampuni dosa-dosa semuanya. Maka, mintalah ampun kepada-Ku. Aku akan mengampunimu.”

Dari Abu Sa’id Al Khudri berkata; Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa ketika akan tidur ia mengucapkan:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ذُنُوبَهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ رَمْلٍ عَالِجٍ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ عَدَدِ وَرَقِ الشَّجَرِ

Musnad Ahmad 10652: Astaghfirullah alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu Ilaihi (aku memohon ampun kepada Allah yang tidak ada Tuhan yang patut di sembah selain Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Benar, dan aku bertaubat kepada-Nya) sebanyak tiga kali, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya walaupun seperti buih di lautan, walaupun seperti gunung pasir, walau seperti jumlah daun di pepohonan.”

Kemudian, Rasulullah saw juga pernah bersabda, dari Abdullah bin Umar bahwasanya dia pernah memerintah seseorang yang hendak tidur untuk membaca doa:

اللَّهُمَّ خَلَقْتَ نَفْسِي وَأَنْتَ تَوَفَّاهَا لَكَ مَمَاتُهَا وَمَحْيَاهَا إِنْ أَحْيَيْتَهَا فَاحْفَظْهَا وَإِنْ أَمَتَّهَا فَاغْفِرْ لَهَا اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ

Shahih Muslim 4887: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau menciptakan diriku dan Engkaulah yang akan mematikannya. Mati dan hidupnya hanya milik-Mu. Apabila Engkau menghidupkannya, maka peliharalah (dari berbagai kejelekan). Apabila Engkau mematikannya, maka ampunilah. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keselamatan.”

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.

Dari sahabatmu

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here