Ngaji Dino Iki #709: Saatnya Move On

0
251
Merdeka.com

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakaatuhu

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

I am working on a new me. Not because the old me is bad but because the old me can improve
(“Aku sedang mengerjakan versi diriku yang baru. Bukan karena aku yang dulu itu buruk, tetapi karena aku yang dulu bisa bertambah baik.”)

Kemarin lusa, Pak Dahlan Iskan menurunkan tulisan “Covid Apalagi” yang menggelitik, namun bisa menggugah banyak orang.

Beberapa cuplikannya sebagai berikut: “Cukup. Cukuplah. Sudah waktunya move on. Banting stir… Di Tiongkok selama Covid-19 terjadi perubahan besar-besaran. Konsumen berubah. Penuhilah keperluan perubahan itu… Move on-lah dengan aman, cerdik, dan kreatif. Berhentilah depresi. Mulailah hidup baru yang lebih cerdas.”

Sepertinya memang kita perlu menggali lebih dalam firman Allah swt:

كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسٰىٓ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسٰىٓ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Fighting has been enjoined upon you while it is hateful to you. But perhaps you hate a thing and it is good for you; and perhaps you love a thing and it is bad for you. And Allah Knows, while you know not.

“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216)

Bukan hanya pada tataran sabar dan tawakal. Namun, kita harus mampu move on. Kita harus menggali potensi tersembunyi dari diri kita untuk dapat mampu bertahan, menjawab tantangan, bahkan menjadi pemenang. Sesuatu yang tadinya dibenci akhirnya berbalik, mengubah kita menjadi versi terbaru yang lebih baik dari sebelumnya.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum warahmatullahi wa barakaatuhu
Dari sahabatmu

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here