Ngaji Dino Iki #724: Ramadhan Bulan Pendidikan

0
161
Republika

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“Weekend in Ramadhan keep seek knowledge, they are limitless.”
(“Akhir pekan di bulan Ramadhan, teruslah mencari ilmu, (karena) ia tak berbatas.”)

Ramadhan disebut pula bulan tarbiyah atau bulan pendidikan.

Sebutan ini melekat karena kedekatan antara bulan Ramadhan dengan pendidikan dan ilmu pengetahuan. Khususnya sumber ilmu pengetahuan Al-Qur’an yang turun kali pertama pada bulan Ramadhan.

Sudah semestinya kita meningkatkan kajian terhadap “ilmu dari segala ilmu” itu, dikaji dan dipelajari, bila perlu pagi, siang, dan malam.

Tak lupa ilmu pengetahuan umum. Karena kata ilmu dan turunannya disebutkan tak kurang dari 780 kali dalam Al-Qur’an, maka carilah ilmu yang bermanfaat untuk dipelajari dan diamalkan agar Ramadhan lebih berkah.

Ingatlah, Allah swt telah berfirman:

… يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍ ۚ

…Allah will raise those who have believed among you and those who were given knowledge, by degrees.

“Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” (QS 58:11)

Dan manusia agung Muhammad Rasulullah saw pernah bersabda, dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah saw telah bersabda:

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمْ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمْ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمْ الْمَلَائِكَةُ وَذَكَرَهُمْ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ وَمَنْ بَطَّأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ

Shahih Muslim 4867: “Barang siapa membebaskan seorang mukmin dari suatu kesulitan dunia, Allah akan membebaskannya dari suatu kesulitan pada hari kiamat. Barang siapa memberi kemudahan kepada orang yang berada dalam kesulitan, Allah akan memberikan kemudahan di dunia dan akhirat. Barang siapa menutupi aib seorang muslim, Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan selalu menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya sesama muslim. Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan jalan ke surga baginya. Tidaklah sekelompok orang berkumpul di suatu masjid (rumah Allah) untuk membaca Al-Qur’an, melainkan mereka akan diliputi ketenangan, rahmat, dan dikelilingi para malaikat, serta Allah akan menyebut-nyebut mereka pada malaikat-malaikat yang berada di sisi-Nya. Barang siapa yang ketinggalan amalnya, nasabnya tidak juga meninggikannya.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Imam Syaukani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here