Ngaji Dino Iki #726: Memburu Malam Seribu Bulan

0
100
Republika

Assalamualaikum wr wb

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“The last 10 days of Ramadhan time to liven up the night with more worship.”

(“Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan, waktunya menghidupkan malam dengan lebih banyak ibadah.”)

Manusia Agung Muhammad saw bersabda, dari Aisyah ra berkata:

يُجَاوِرُ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ وَيَقُولُ تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Shahih Bukhari 1880: Rasulullah saw beriktikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan dan bersabda: “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam yang akhir dari Ramadhan.”

Beliau juga bersabda, dari Ibnu Abbas dari Nabi saw beliau bersabda:

الْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ فِي تَاسِعَةٍ تَبْقَى وَفِي سَابِعَةٍ تَبْقَى وَفِي خَامِسَةٍ تَبْقَى

Sunan Abu Daud 1173: “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan, sembilan tersisa, tujuh tersisa, atau lima tersisa.”

Bagi yang “terpaksa” tinggal di rumah karena takut Covid-19 yang merebak dan adanya keputusan pemerintah masjid harus ditutup, iktikaf bisa dilaksanakan di rumah seperti iktikaf kaum wanita yang lebih afdal di rumah.

Karena firman Allah swt:

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ

Allah does not charge a soul except [with that within] its capacity.

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya.” (QS. 2:286).

Hikmahnya, banyak yang jadi bisa beriktikaf bersama seluruh keluarga. Saling menyemangati untuk beribadah dan meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat.

Tetap semangat!

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum wr wb
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

Imam Syaukani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here