Ngaji Dino Iki #728: Pesimistis, Optimistis, dan Realistis

0
163
Kompasiana

Assalamualaikum wr wb

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“The pessimist complains about the wind, the optimist expects it to change, the realist adjust the sails.”

(Orang yang pesimistis mengeluh tentang angin, yang optimistis mengharapkannya berubah, yang realistis menyesuaikan (arah) layar.)

Setiap badai pasti berlalu. Termasuk badai (wabah) Covid-19 yang tengah berlangsung saat ini. Namun, kapan akan berakhir masih menjadi rahasia Allah swt.

Yang pesimistis akan berakhir depresi. Yang optimistis bisa jadi pesimistis bila durasi wabah terlalu lama berlangsung. Hanya yang realistis yang mampu beradaptasi, menyesuaikan segalanya yang diperlukan diri dan keluarganya.

Setiap muslim harus optimistis dalam menghadapi tantangan kehidupan, termasuk menghadapi wabah korona Covid-19 sekarang ini.

Sebab, Rasulullah saw telah bersabda. Dari Jabir dari Rasulullah saw, beliau bersabda:

لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ فَإِذَا أُصِيبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Shahih Muslim 4084: “Setiap penyakit ada obatnya. Apabila ditemukan obat yang tepat untuk suatu penyakit, akan sembuhlah penyakit itu dengan izin Allah ‘azza wajalla.”

Bukalah (layar) mata batin. Arahkan kompasnya vertikal, lurus kepada ‘arsy (singgasana) Allah swt di langit.

Lafalkan berulang-ulang:

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Say: “Truly, my prayer and my service of sacrifice, my life and my death, are (all) for Allah, the Cherisher of the Worlds;

Artinya:
Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam (QS al Anam: 162).

Kemudian, arahkan kembali kompas secara horizontal, carilah cermin. Katakan pada diri, Anda bisa apa? Punya kemampuan apa? Punya ide apa? Lalu, lihat situasi di sekeliling kita. Lakukan penyesuaian secepat mungkin, sambil terus bergumam, Sesungguhnya shalatku… agar kita tak lagi salah arah memahami hakikat hidup dan dunia yang fana ini.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum wr wb
Dari sahabatmu

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here