Ngaji Dino Iki #739: Al-Qur’an yang Memesona II

0
160
Tribunnews

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“The Qur’an softens hard hearts and heals broken hearts.”
(“Al-Qur’an melembutkan hati yang keras dan menyembuhkan hati yang hancur.”)

Adalah Hajjaj bin Yusuf seorang gubernur Irak di masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan yang oleh Imam Adz-Dzahabi ditulis:
“Dia pemimpin yang sangat zalim, tiran, ambisius, perfeksionis, nista, dan kejam.” Siapa yang mengira ternyata ia bisa tersentuh dengan ayat-ayat Al-Qur’an.

Di dalam satu riwayat dikatakan:
“Hajjaj pernah berkhotbah di hadapan kami, ‘Wahai anak Adam, sekarang kamu dapat makan, tapi besok kamu akan dimakan’. Kemudian dia membaca ayat:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ

Every soul shall have a taste of death.
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran: 185).

Kemudian ia tersungkur menangis hingga air matanya membasahi serbannya.”

Bila hati sedang sedih, kecewa, sengsara, bahkan hancur, bacalah kisah-kisah para nabi dan orang saleh dan janji-janji Allah swt di dalam Al-Qur’an.

هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ

It is He Who sent down Tranquillity into the hearts of the Believers, that they may add Faith to their Faith.

“Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada).” (QS. 48: 4).

Diriwayatkan dalam kitab Shahih Muslim, dari Al Baraa` ia berkata:

كَانَ رَجُلٌ يَقْرَأُ سُورَةَ الْكَهْفِ وَعِنْدَهُ فَرَسٌ مَرْبُوطٌ بِشَطَنَيْنِ فَتَغَشَّتْهُ سَحَابَةٌ فَجَعَلَتْ تَدُورُ وَتَدْنُو وَجَعَلَ فَرَسُهُ يَنْفِرُ مِنْهَا فَلَمَّا أَصْبَحَ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ تِلْكَ السَّكِينَةُ تَنَزَّلَتْ لِلْقُرْآنِ

Shahih Muslim 1325: Ada seorang laki-laki membaca surat Al Kahfi, sementara di sampingnya terdapat seekor kuda yang terikat dengan dua tali ikatan. Tiba-tiba ia dinaungi oleh gumpalan awan. Awan tersebut kemudian berputar-putar dan mendekat, hingga kuda itu pun lari. Ketika pagi, laki-laki itu mendatangi Nabi saw dan menuturkan hal itu kepada beliau, maka beliau pun bersabda: “Itulah as sakinah (ketenangan) yang turun bagi (pembaca) Al-Qur’an.”

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w.w.
Dari sahabatmu

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here