Ngaji Dino Iki #754: Mengatur Irama Emosi

0
142
Istimewa

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“If you were right there’s no need to be angry, and if you were wrong you have no right to be angry.”
(“Jika Anda benar, tidak perlu marah. Dan jika Anda salah, Anda tidak berhak marah.”)

Banyak orang pasti sepakat, kemarahan akibat kesalahan yang dilakukan diri sendiri itu keterlaluan. Mungkin ini bisa terjadi akibat harga dirinya jatuh sehingga tidak bisa menutupi rasa malu akan hal itu.

Sedangkan marah akibat kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan oleh orang lain di dalam perspektif umum adalah wajar, dapat dimaklumi. Namun, sesungguhnya yang terbaik adalah mampu menahan amarah karena Allah swt menggantinya dengan kebaikan.

Dari Ibrahim At Taimi dari Al Harits bin Suwaid dari Abdullah ia berkata, “Rasulullah saw bersabda:

مَا تَعُدُّونَ الصُّرَعَةَ فِيكُمْ قَالُوا الَّذِي لَا يَصْرَعُهُ الرِّجَالُ قَالَ لَا وَلَكِنَّهُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ

Sunan Abu Daud 4148: “Menurut kalian, siapa yang kalian anggap paling kuat?” para sahabat menjawab, “Yaitu orang yang tidak terkalahkan dalam adu gulat.” Beliau bersabda: “Bukan itu, orang yang kuat adalah orang yang mampu menahan dirinya saat marah.”

Di lain waktu Rasulallah juga bersabda, dari Ibnu Abbas:
“Ada tiga orang yang akan dilindungi oleh Allah dalam naungan-Nya dan akan ditutupi dengan rahmat-Nya serta dimasukkan dalam cinta-Nya.” Beliau lalu ditanya, “Siapakah mereka, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Orang yang apabila diberi maka dia bersyukur, apabila mampu memberi hukuman maka dia mengampuni, dan apabila marah maka dia dapat menahannya.” (HR. al-Hakim: 433)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here