Ngaji Dino Iki #770: Allah SWT Tujuan Kita

0
117
Foto diambil dari internet

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“O Allah, please accept this tiredness solely because of you. Give us health and the ability to complete our work.”

(“Ya Allah, ridailah lelah ini menjadi lillah. Curahkan kami kesehatan dan kemampuan menyelesaikan pekerjaan kami.”)

Dalam riwarat hadits disebutkan, dari Tsauban ra, ia berkata; Rasulullah saw bersabda:

مَنْ قَالَ حِينَ يُمْسِي رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا كَانَ حَقًّا عَلَى اللَّهِ أَنْ يُرْضِيَهُ

Sunan Tirmidzi 3311: “Barang siapa pada sore hari mengucapkan Radhiitu Billaahi Rabban wa Bimuhammadin Nabiyyan (aku rida Allah sebagai Tuhanku dan Muhammad sebagai nabi), maka hak atas Allah untuk meridainya.”

Di antara kita ada para ayah yang menafkahi keluarganya, para ibu membantu dan mengatur rumah, para anak yang berbakti dan membantu orang tuanya, atau para pekerja yang bekerja membanting tulang yang semoga di antara tujuannya ada impian-impian mulia bersandar akhirat.

Karena itu, ubah kata lelah menjadi lillah untuk mendapatkan keberkahan-Nya.

Allah mencintai hamba-Nya yang bekerja keras dengan tetap meluruskan niat karena Allah swt dan tetap taat kepada-Nya.

Di lain riwayat, Zaid bin Tsabit berkata aku dengar dari Rasulullah saw, beliau bersabda:

مَنْ كَانَتْ الْآخِرَةُ نِيَّتَهُ جَعَلَ اللَّهُ غِنَاهُ فِي قَلْبِهِ وَجَمَعَ لَهُ شَمْلَهُ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ وَمَنْ كَانَتْ الدُّنْيَا نِيَّتَهُ فَرَّقَ اللَّهُ عَلَيْهِ شَمْلَهُ وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا مَا قُدِّرَ لَهُ
Sunan Darimi 231: Dan barang siapa yang menjadikan akhirat sebagai tujuannya, Allah memberinya rasa cukup dalam hatinya, dan Ia akan mengumpulkan dunia untuknya, serta dunia akan mendatanginya dengan keinginan yang sangat besar. Sebaliknya, barang siapa yang dunia menjadi tujuannya, Allah akan memisahkan apa yang dikumpulkannya dari dirinya, dan menjadikan kefakiran ada di depan kedua matanya (sangat dekat dengannya), dan dunia tidak menghampirinya kecuali bagian yang telah ditetapkan untuknya.

Rasulullah saw juga bersabda: ”Sesungguhnya Allah mencintai jika salah seorang di antara kalian mengerjakan pekerjaan kemudian dia membaguskan pekerjaannya.” (Ash-Shahihah: 113).

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here