Ngaji Dino Iki #774: Kisah Indah Anak Manusia

0
93
Diambil dari Sindonews

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“Surah Yusuf, teaches us that people with patience and recumbency will always have beautiful and blissful endings.”

(“Surah Yusuf mengajarkan kepada kita bahwa orang yang sabar dan tawakal akan selalu memiliki akhir yang indah dan bahagia.”)

Surah Yusuf adalah satu-satunya surat dalam Al-Qur’an yang menceritakan kisah yang paling lengkap seorang manusia.

Kisah anak manusia yang penuh liku, dari kisah kebencian hingga kasih sayang, dari kisah kesetiaan sampai (rencana) perselingkuhan, dari ramalan sampai realita, dari penjara sampai singgasana kerajaan, semua ada dalam Al-Qur’an surat ini.

Allah swt pun memberi predikat surah ini:

نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ أَحْسَنَ الْقَصَصِ بِمَا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ هَذَا الْقُرْءَانَ وَإِنْ كُنْتَ مِنْ قَبْلِهِ لَمِنَ الْغَافِلِينَ

We do relate unto thee the most beautiful of stories, in that We reveal to thee this (portion of the) Qur-an: before this, thou too was among those who knew it not.

Artinya:
Kami menceriterakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al-Qur’an ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (Kami mewahyukan) nya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui. (QS Yusuf: 3).

Para mufasir mengungkapkan Allah swt berfirman demikian karena surah ini adalah surah yang paling banyak bercerita tentang perkara putus asa yang erat kaitannya dengan bersabar dan percaya kepada rencana Allah swt.

Allah berfirman:

يَابَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَيْئَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِنَّهُ لَا يَيْئَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

“O my sons! go ye and enquire about Joseph and his brother, and never give up hope of Allah’s soothing Mercy: truly no one despairs of Allah’s soothing Mercy, except those who have no faith.”

Artinya:
Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir”. (QS Yusuf: 87).

Akhir yang manis bagi Nabi Yusuf as ketika kembali bersua dengan saudara-saudaranya saat dia telah sukses:

“Mereka berkata, “Apakah engkau benar-benar Yusuf?” Dia menjawab, “Aku Yusuf dan ini saudaraku. Sungguh, Allah telah melimpahkan karunia-Nya kepada kami. Sesungguhnya barang siapa bertakwa dan bersabar, maka sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat baik.” (QS Yusuf: 90)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here