Ngaji Dino Iki #780: Ujian dan Cinta

0
109

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

Allah swt didn’t bring you this far to leave you.”

(“Allah swt tidak membawamu sejauh ini, untuk meninggalkanmu.”)

Bagi sebagian besar insan di seluruh dunia, ujian Allah swt tahun ini terasa begitu panjang, penuh tantangan dan air mata.

Namun janganlah kita termasuk golongan yang diungkap Allah di dalam Al-Quran:

فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ–وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ

Now, as for man, when his Lord trieth him, giving him honour and gifts, then saith he, (puffed up), “My Lord hath honoured me.” — But when he trieth him, restricting his subsistence for him, then saith he (in despair), “My Lord hath humiliated me!”

Artinya:
“Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: “Tuhanku telah memuliakanku.” Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: “Tuhanku menghinakanku.“ (QS. Al-Fajr: 15-16)

Namun, yakinlah bahwa sesungguhnya Allah swt amat mencintai kita.

Dari Sa’d bin Sinan dari Anas bin Malik dari Rasulullah saw, bahwa beliau bersabda:

عِظَمُ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلَاءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ

Sunan Ibnu Majah 4021: “Besarnya pahala sesuai dengan besarnya cobaan, dan sesungguhnya apabila Allah mencintai suatu kaum maka Dia akan menguji mereka. Oleh karena itu, barangsiapa rida (menerima cobaan tersebut) maka baginya keridaan, dan barangsiapa murka maka baginya kemurkaan.”

Allah swt juga sedang ingin menggali potensi terbaik kita. Rasulullah saw juga pernah bersabda:

“Allah menguji hamba-Nya dengan menimpakan musibah sebagaimana seorang menguji kemurnian emas dengan api (pembakaran). Ada yang keluar emas murni. Itulah yang dilindungi Allah dari keragu-raguan. Ada juga yang kurang dari itu (mutunya) dan itulah yang selalu ragu. Ada yang keluar seperti emas hitam dan itu yang memang ditimpa fitnah (musibah).” (HR. Ath-Thabrani)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here