Ngaji Dino Iki #782: Kunci Kebahagiaan

0
118

Assalamualaikum w.w

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“When you are close to Allah swt, you have the key to everything.”
(“Saat engkau dekat dengan Allah, engkau memiliki kunci atas segalanya.”)

Allah swt, telah berfirman:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ وَجَاهِدُوا فِي سَبِيلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

O ye who believe! do your duty to Allah, seek the means of approach unto Him, and strive with might and main in His cause: that ye may prosper.

Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan carilah wasilah (jalan) untuk mendekatkan diri kepada-Nya dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.” (QS Al-Maidah: 35).

Wasilah-wasilah itu adalah ketaatan menjalankan ibadah wajib dan sunah yang diperintahkan Allah swt dan Rasul-Nya dengan penuh keyakinan bahwa Allah swt adalah pemberi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Ibnul Qayyim mengatakan bahwa kunci untuk mendapatkannya adalah dengan mempersiapkan jiwa dan membuka mata hati, karena hamba yang telah merapatkan dirinya kepada Allah swt akan menghadapi kehidupan dengan penuh rida, baik susah maupun senang.

Kesusahan yang ada bahkan bisa dianggapnya sebagai kesyukuran. Karena ia yakin akan berkurangnya dosa dan kesalahannya. Kesulitan bukan dianggap sebagai musibah yang dapat menyeretnya kepada kekufuran, tapi sebagai cubitan peringatan agar kontrol komunikasinya dengan Allah swt tetap berjalan.

Saat senang pun dilalui dengan penuh syukur dan banyak sedekah.

Suatu saat Rasulallah saw bersabda tentang jalan jalan menuju kebahagiaan: Sa’d bin Abu Waqqash berkata; Rasulullah saw bersabda:

مِنْ سَعَادَةِ ابْنِ آدَمَ اسْتِخَارَتُهُ اللَّهَ وَمِنْ سَعَادَةِ ابْنِ آدَمَ رِضَاهُ بِمَا قَضَاهُ اللَّهُ وَمِنْ شِقْوَةِ ابْنِ آدَمَ تَرْكُهُ اسْتِخَارَةَ اللَّهِ وَمِنْ شِقْوَةِ ابْنِ آدَمَ سَخَطُهُ بِمَا قَضَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ

Musnad Ahmad 1367: “Di antara kebahagiaan anak Adam adalah istikharahnya (memohon pilihan dengan meminta petunjuk kepada Allah) kepada Allah, dan di antara kebahagiaan anak Adam adalah kerelaannya kepada ketetapan Allah, sedangkan di antara kesengsaraan anak Adam adalah dia meninggalkan istikharah kepada Allah, dan di antara kesengsaraan anak Adam adalah kemurkaannya terhadap ketetapan Allah.”

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here