Ngaji Dino Iki #787: Sujud Tanda Syukur

0
118

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“Once you focus on your blessings instead of your problems, your whole perspective will change.”

(“Begitu engkau fokus pada nikmat-nikmat (Allah) dari pada permasalahanmu, seluruh perspektifmu kan berubah.”)

Sering kali sikap kita biasa-biasa saja ketika memperoleh kebaikan rutin dari Allah swt, seperti mampu bernapas, bisa melihat, atau saat gajian, atau bisa makan dan minum setiap hari. Saking rutinnya, kita menganggap kebaikan tersebut biasa saja, bukan nikmat.

Sampai-sampai jarang dari mulut terucap kata “Alhamdulillah” ketika memperolehnya.

Terlebih bila pekerjaan dan masalah yang dihadapi sedang menumpuk, lupalah semuanya.

Padahal Allah berfirman:

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ

“If ye are grateful, I will add more (favours) unto you.

Artinya:
“Sekiranya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.” (QS Ibrahim: 7).

Bersyukur bukan berpura-pura melupakan semua masalah hidup. Bersyukur yang dimaksud adalah berupaya untuk tidak menyia-nyiakan semua hal baik dalam hidup.

Dari Abu Bakrah berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَتَاهُ أَمْرٌ يَسُرُّهُ أَوْ بُشِّرَ بِهِ خَرَّ سَاجِدًا شُكْرًا لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى

Sunan Ibnu Majah 1384: “Nabi saw apabila didatangi oleh urusan yang menyenangkan atau diberi kabar gembira, beliau tersungkur sujud sebagai tanda syukur kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala.”

Dari Jabir bin ‘Abdullah dari Nabi saw, beliau saw dalam sujud syukur mengucapkan doa:

سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

Sunan Nasa’i 1115: Ya Allah, kepada-Mu aku sujud, kepada-Mu aku beriman, dan kepada-Mu aku pasrah. Engkau Rabbku, wajahku sujud kepada zat yang telah menciptakannya dan membentuknya, serta membuat bentuknya dengan sangat bagus, lalu la menciptakan pendengaran dan penglihatannya. Mahasuci Allah sebaik-baik pencipta.”

Shawn Anchor, penulis “Happiness Advantage”, mengatakan bahwa banyak bersyukur memperbaiki kondisi mental, mengurangi depresi, dan meningkatkan optimisme yang baik untuk memecahkan berbagai masalah.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here