Ngaji Dino Iki #792: Aneka Peringatan dari Allah

0
92

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“Lord, if you see me getting father away from you, return me to you in a beautiful way.”

(“Ya Allah, jika Engkau melihatku semakin jauh dari-Mu, kembalikan aku kepada-Mu dengan cara yang baik.”)

Allah swt memberikan informasi lewat firman-Nya:

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ

But when they forgot the warning they had received, We opened to them the gates of all (good) things, until, in the midst of their enjoyment of Our gifts, on a sudden, We called them to account, when lo! they were plunged in despair!

Artinya:
Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa (QS. al An’am: 44).

Ada banyak cara Allah swt menegur hamba-Nya. Terkadang Allah swt menegur seketika itu juga dengan cara yang memalukan sehingga aib diri tersebar ke orang banyak.

Terkadang Allah swt menegur kita dengan halus. Saking halusnya sampai kita tidak menyadarinya. Misalnya, sering diberikan berbagai kesibukan sehingga tak bisa shalat tepat waktu berjamaah, atau sulit bangun malam untuk tahajud.

Tugas utama Rasulullah saw adalah memberi peringatan kepada seluruh manusia, sebagaimana firman Allah swt:

يَاأَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ–قُمْ فَأَنْذِرْ–وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ–وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ–وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ

O thou wrapped up (in a mantle)! — Arise and deliver thy warning! — And thy Lord do thou magnify! — And thy garments keep free from stain! — And all abomination shun!

Artinya:
Hai orang yang berkemul (berselimut) — bangunlah, lalu berilah peringatan! — dan Tuhanmu agungkanlah — dan pakaianmu bersihkanlah — dan perbuatan dosa (menyembah berhala) tinggalkanlah (QS. al Mudatstsir: 1-5)

Ibrahim bin Adham berkata:
“Janganlah engkau bermaksiat kepada Allah Azza wa Jalla di siang hari, niscaya Allah swt akan membangunkanmu untuk bermunajat di hadapan-Nya pada malam hari. Sebab, munajatmu di hadapan-Nya di malam hari merupakan kemuliaan yang paling besar, sedangkan orang yang bermaksiat tidak berhak mendapatkan kemuliaan itu.”

Semoga kita bisa menyadari kode-kode halus Allah swt untuk segera kembali kepada-Nya; dan bisa segera sadar dan bertaubat bila diberikan istidraj, diberikan banyak kenikmatan dunia padahal banyak maksiat. Aamiin Yaa Rabbal Alamin.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here